Daurah Fikrah Islamiah (Bahagian 2)

Assalamualaikum wbt

Berikut adalah sambungan dapatan dari DFI yang diadakan di Dewan Sekolah Rendah Islam As-Syddiq.

Kemahiran Didalam Berkomunikasi

Kemahiran ini adalah kemahiran generik yang patut ada pada semua Islam didalam usaha untuk mendapatkan tarbiah. Bagaimana kita berkomunikasi dari peringkat bawahan sehinggalah atasan. Bagaimana pula kita berkomunikasi dengan ahli keluarga dari sekecil-kecil sehinggalah ke peringkat umur yang tertinggi. Setiap orang ada keistimewaan dari sudut yang berbeza, bagaimana untuk kita menjadikan keistimewaan tersebut sebagai proses komunikasi yang berkesan.

Proses mendengar dengan baik

Kita hendaklah mendengar sesuatu perkara itu dengan baik dan jelas. Ini adalah kaedah dari Al-Quran dari surah Al-Mujadalah. Diceritakan tentang kisah tersebut didalam ayat berikut :

Surah ke-58. 22 ayat. Madaniyyah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ayat 1-4: Kisah wanita yang mengajukan gugatan yaitu Khaulah binti Tsa’labah yang dizhihar suaminya mengikuti kebiasaan kaum Jahiliyyah yang mengharamkan istri dengan melakukan zhihar.

قَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّتِي تُجَادِلُكَ فِي زَوْجِهَا وَتَشْتَكِي إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَا إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ (١) الَّذِينَ يُظَاهِرُونَ مِنْكُمْ مِنْ نِسَائِهِمْ مَا هُنَّ أُمَّهَاتِهِمْ إِنْ أُمَّهَاتُهُمْ إِلا اللائِي وَلَدْنَهُمْ وَإِنَّهُمْ لَيَقُولُونَ مُنْكَرًا مِنَ الْقَوْلِ وَزُورًا وَإِنَّ اللَّهَ لَعَفُوٌّ غَفُورٌ (٢)وَالَّذِينَ يُظَاهِرُونَ مِنْ نِسَائِهِمْ ثُمَّ يَعُودُونَ لِمَا قَالُوا فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَتَمَاسَّا ذَلِكُمْ تُوعَظُونَ بِهِ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ (٣) فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَتَمَاسَّا فَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَإِطْعَامُ سِتِّينَ مِسْكِينًا ذَلِكَ لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ أَلِيمٌ (٤)

Terjemah Surat Al Mujadilah Ayat 1-4

  1. [1] [2]Sungguh, Allah telah mendengar ucapan perempuan yang mengajukan gugatan kepadamu (Muhammad) tentang suaminya[3], dan mengadukan (halnya) kepada Allah[4], dan Allah mendengar percakapan antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar[5] lagi Maha Melihat[6].
  2. Orang-orang di antara kamu yang menzhihar istrinya (menganggap istrinya sebagai ibunya, padahal) istri mereka itu bukanlah ibunya[7]. Ibu-ibu mereka hanyalah perempuan yang melahirkannya. Dan sesungguhnya mereka[8] benar-benar telah mengucapkan suatu perkataan yang mungkar dan dusta. Dan sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun[9].
  3. Dan mereka yang menzhihar istrinya, kemudian menarik kembali apa yang telah mereka ucapkan[10], maka (mereka diwajibkan) memerdekakan seorang budak[11] sebelum kedua suami istri itu bercampur[12]. Demikianlah yang diajarkan Allah kepadamu[13], dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan[14].
  4. Maka barang siapa tidak dapat (memerdekakan budak)[15], maka (dia wajib) berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur. Tetapi barang siapa tidak mampu (berpuasa), maka (wajib) memberi makan enam puluh orang miskin[16]. Demikianlah[17] agar kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya[18]. Itulah hukum-hukum Allah[19], dan bagi orang-orang yang mengingkarinya akan mendapat azab yang sangat pedih.

Ayat 5-6: Setelah Allah Subhaanahu wa Ta’aala menyebutkan kaum mukmin yang berhenti di hadapan hudud (batasan) Allah, maka Dia menyebutkan orang-orang yang melampaui hudud Allah dan menerangkan hukuman untuk mereka.

إِنَّ الَّذِينَ يُحَادُّونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ كُبِتُوا كَمَا كُبِتَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَقَدْ أَنْزَلْنَا آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ وَلِلْكَافِرِينَ عَذَابٌ مُهِينٌ (٥) يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوا أَحْصَاهُ اللَّهُ وَنَسُوهُ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ (٦)

Terjemah Surat Al Mujadilah Ayat 5-6

  1. Sesungguhnya orang-orang yang yang menentang Allah dan Rasul-Nya[20] pasti mendapat kehinaan sebagaimana kehinaan yang telah didapat oleh orang-orang sebelum mereka[21]. Dan sungguh, Kami telah menurunkan bukti-bukti yang nyata[22]. Dan bagi orang-orang yang mengingkarinya[23] azab yang menghinakan.
  2. Pada hari itu mereka semuanya dibangkitkan Allah[24], lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan[25]. Allah menghitungnya (semua amal perbuatan itu), meskipun mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu[26].

Ayat 7-10: Celaan terhadap perundingan rahasia yang berisi dosa.

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ مَا يَكُونُ مِنْ نَجْوَى ثَلاثَةٍ إِلا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلا خَمْسَةٍ إِلا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلا أَدْنَى مِنْ ذَلِكَ وَلا أَكْثَرَ إِلا هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ (٧) أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ نُهُوا عَنِ النَّجْوَى ثُمَّ يَعُودُونَ لِمَا نُهُوا عَنْهُ وَيَتَنَاجَوْنَ بِالإثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَمَعْصِيَةِ الرَّسُولِ وَإِذَا جَاءُوكَ حَيَّوْكَ بِمَا لَمْ يُحَيِّكَ بِهِ اللَّهُ وَيَقُولُونَ فِي أَنْفُسِهِمْ لَوْلا يُعَذِّبُنَا اللَّهُ بِمَا نَقُولُ حَسْبُهُمْ جَهَنَّمُ يَصْلَوْنَهَا فَبِئْسَ الْمَصِيرُ (٨) يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَنَاجَيْتُمْ فَلا تَتَنَاجَوْا بِالإثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَمَعْصِيَةِ الرَّسُولِ وَتَنَاجَوْا بِالْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ (٩) إِنَّمَا النَّجْوَى مِنَ الشَّيْطَانِ لِيَحْزُنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَلَيْسَ بِضَارِّهِمْ شَيْئًا إِلا بِإِذْنِ اللَّهِ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ (١٠)

Terjemah Surat Al Mujadilah Ayat 7-10

  1. Tidakkah engkau perhatikan, bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tidak ada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dialah yang keempatnya. Dan tidak ada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dialah yang keenamnya. Dan tidak ada yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia pasti ada bersama mereka di mana pun mereka berada[27]. Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari Kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
  2. Tidakkah engkau perhatikan orang-orang yang telah dilarang mengadakan pembicaraan rahasia[28], kemudian mereka kembali (mengerjakan) larangan itu dan mereka mengadakan pembicaraan rahasia untuk berbuat dosa, permusuhan dan durhaka kepada rasul. Dan apabila mereka datang kepadamu (Muhammad), [29]mereka mengucapkan salam dengan cara yang bukan seperti yang ditentukan Allah untukmu[30]. Dan mereka mengatakan pada diri mereka sendiri, “Mengapa Allah tidak menyiksa kita atas apa yang kita katakan itu?”[31] Cukuplah bagi mereka Jahanam yang akan mereka masuki[32]. Maka neraka itu seburuk-buruk tempat kembali[33].
  3. Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kamu membicarakan perbuatan dosa, permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Tetapi bicarakanlah tentang perbuatan kebajikan dan takwa. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dkumpulkan kembali.
  4. Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu termasuk (perbuatan) setan[34], agar orang-orang yang beriman itu bersedih hati[35], sedang (pembicaraan) itu tidaklah memberi bencana sedikit pun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah[36]. Dan kepada Allah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakkal[37].

– See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/04/tafsir-al-mujadilah-ayat-1-11.html#sthash.v4cgG9kz.dpuf

Asas mendengar adalah asas yang penting kerana Allah juga mendengar. 3 peringkat mendengar yang paling bagus, baik dan lemah. Didalam da’wah jika kita mendengar diperingkat yang ke-3, amat sukar untuk melaksanakan apa yang ingin disampaikan berbanding jika kita mendengar di peringkat yang pertama.

Bila bercakap lihatlah dibahagian matanya, bukan melakukan perkara lain, jangan hanya sekadar melihat, tetapi hendaklah kita mendengar dengan baik, memberikan ekspresi yang baik dan bersesuaian dengan apa yang disampaikan. Jika boleh dicatat maka dicatatkan dapatan yang diperoleh. Kita hendaklah mendengar walaupun apa yang kita dengar mungkin tidak disukai oleh kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s